FEROTOTO EDITORIAL — 04 NOV 2026 / 5 MIN READ
Streetwear tahun 2026 tidak bergerak dalam satu arah saja. Di satu sisi, potongan oversized dan utility masih memberi rasa rileks. Di sisi lain, beberapa koleksi fashion kembali menyoroti bentuk yang lebih tegas dan slim. Kuncinya bukan memilih salah satu kubu, melainkan merancang proporsi yang terasa personal.
1. Boxy bukan berarti asal besar
Boxy fit bekerja melalui bentuk bahu, lebar badan, dan panjang yang lebih ringkas. Saat dipadukan dengan cargo atau denim longgar, siluet akan terasa lebih terstruktur daripada sekadar menaikkan dua ukuran baju.
2. Utility menjadi bahasa desain
Jaket dengan detail saku, celana cargo, dan crossbody praktis tetap relevan karena memadukan fungsionalitas serta visual. Supaya tidak terlalu ramai, pilih satu elemen utama yang paling menonjol.
3. Warna netral tidak membosankan
Charcoal, washed black, bone, dan olive mudah disusun menjadi beberapa set. Tambahkan satu aksen terukur—misalnya lime atau metallic hardware—agar tampilannya lebih hidup.
4. Eksperimen proporsi
Coba kaos boxy dengan celana wide, fitted base layer dengan outerwear besar, atau atasan relaxed dengan denim lurus. Foto outfit dari samping dapat membantu mengecek panjang, drape, dan keseimbangan.
5. Gaya yang tahan lebih lama daripada siklus tren
Tren membantu membuka ide, tetapi gaya berumur panjang dibangun dari potongan yang nyaman, dapat dipadukan berulang, dan terasa sesuai diri sendiri. Bangun lemari dari beberapa item inti lalu kembangkan sesuai kebutuhan.
Catatan: Artikel ini adalah opini styling editorial, bukan pengumuman koleksi produk yang tersedia dijual.
Lanjutkan ke panduan capsule wardrobe atau lihat lookbook urban.
